Rabu, 18 November 2009
Palapa Ring Jilid 2
Jumat, 09 Oktober 2009
Sebanyak 40 Negara Pelajari Bahasa Indonesia
MAKASSAR, KOMPAS.com — Sedikitnya 40 negara di dunia telah mempelajari bahasa Indonesia sebagai bahasa asing pada sektor pendidikan, mulai pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
"Bahasa Indonesia semakin banyak diminati oleh masyarakat dunia, terbukti hingga saat ini lebih kurang 40 negara telah mempelajari bahasa Indonesia sebagai bahasa asing," kata salah seorang guru besar Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin (Unhas), DR Aspar Rahman di Makassar, Rabu (7/10).
Dia mengatakan, sebagai bukti ketertarikan negara asing mempelajari bahasa Indonesia, pada Oktober 2004 pernah digelar konferensi internasional pengajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing yang dilaksanakan di Unhas.
Menurut dia, dengan semakin banyaknya pihak yang mempelajari bahasa Indonesia, hal ini menunjukkan bahwa bahasa yang lahir dari Sumpah Pemuda tersebut memiliki potensi untuk sejajar dengan bahasa lainnya sebagai bahasa asing di dunia.
"Melalui bahasa Indonesia, masyarakat dunia dapat mengenal lebih dekat budaya dan bangsa Indonesia," katanya.
Berkaitan dengan hal tersebut, lanjutnya, tidak mengherankan apabila saat ini sudah banyak lembaga-lembaga bahasa Indonesia yang dikembangkan baik di dalam maupun luar negeri.
"Dengan mengajarkan bahasa Indonesia bagi pihak asing, maka dapat menghubungkan pemahaman lintas budaya melalui pengajaran yang dikembangkan di luar negeri," katanya.
Sementara negara yang paling intens mengembangkan bahasa Indonesia sebagai bahasa asing di sekolah, di antaranya Jepang, Malaysia, Singapura, dan Australia.
Senin, 25 Mei 2009
PLN melakukan pinjaman senilai 293 juta dollar
Wakil Dirut PLN Rudiantara sebelum rapat dengan Komisi VII DPR di Jakarta Senin mengatakan, sekarang PLN masih bernegoisasi dengan perbankan dari China.
"Kami targetkan bulan depan dapat ditandatangani," ujarnya.
Ia mengatakan, PLTU Pacitan merupakan salah satu proyek 10.000 MW yang pinjaman valasnya masih dalam proses negosiasi dengan total sekitar satu miliar dolar AS.
Pinjaman rupiah PLTU Pacitan senilai Rp1,045 triliun sudah ditandatangani dengan Bank Bukopin.
Jadwal operasi komersial (comercial on date/COD) PLTU Pacitan yang kontrak pembangunannya ditandatangani pada 7 Agustus 2007, untuk unit pertama adalah Februari 2010 dan unit kedua Mei 2010.
Selain Pacitan, proyek lain yang tengah dalam tahap negosiasi pinjaman valas adalah PLTU Tanjung Awar-Awar 2x350 MW sebesar 371 juta dolar AS dengan Bank of China.
Sama seperti Pacitan, pendanaan rupiah proyek Tanjung Awar-Awar sudah ditandatangani dengan konsorsium BNI dan BRI senilai Rp1,15 triliun.
Pinjaman valas proyek PLTU Adipala 1x660 MW senilai 467 juta dolar AS juga masih dalam tahap negosiasi dengan China Development Bank dan Barclays.
Untuk pinjaman rupiah proyek Adipala belum ditandatangani.
Proyek 10.000 MW terdiri dari 35 unit PLTU yakni 10 unit berkapasitas 7.490 MW di Jawa dengan pinjaman valas 3,827 miliar dolar AS dan rupiah Rp13,281 triliun.
Selain itu, sebanyak 25 proyek lainnya di luar jawa berdaya 2.065 MW dengan pinjaman valas 1,044 miliar dolar AS dan rupiah Rp4,579 triliun. (*)
Pemerintah diharapkan Kurangi Utang Luar Negeri
"Ke depannya pemerintah diharapkan dapat mengurangi utang tersebut dengan melakukan efisiensi serta dikelola secara produktif," kata Faisal Basri di Jakarta, Senin.
Diakuinya bahwa semua negara di dunia mempunyai utang luar negeri, namun tergantung dari negara bersangkutan apakah dapat mengelolanya secara terbuka dan efisien atau tidak.
"Jangankan negara berkembang seperti Indonesia, Amerika Serikat yang merupakan negara maju mempunyai utang luar negeri. Tapi di negara tersebut penerapan efisiensi sudah lebih bagus," katanya.
Menurut dosen Univeritas Indonesia itu, pemerintah selama ini masih meminjam dari luar negeri yang sebagian untuk membayar utang terdahulu.
"Kita tak pungkiri pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminjam uang luar negeri sebagian digunakan untuk menutupi utang lama," katanya.
Alasan masih tergantung dengan pinjaman luar negeri, kata Faisal Basri karena sumber daya alam yang dimiliki belum sepenuhnya bisa dikelola.
Untuk mengelola sumber daya tersebut diperlukan teknologi yang biayanya cukup besar, sedangkan dana dari APBN untuk mengelola dan membangun infrastruktur belum sepenuhnya mencukupi.
"Oleh karena itu jalan satu-satunya untuk dapat mewujudkan adalah dengan memanfaatkan dana yang ditawarkan oleh negara lain," ucapnya.
Rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menunjukkan penurunan, namun posisi utang luar negeri Indonesia mengalami peningkatan dari Rp1.294,8 triliun pada 2004 meningkat Rp1.667 triliun pada 2009. "Tetapi utang tersebut lebih banyak digunakan untuk membayar utang yang sudah jatuh tempo," katanya.(*)
Selasa, 05 Mei 2009
Indonesia Rencanakan Pameran Industri dengan Perancis
Duta Besar Prancis untuk Indonesia Philippe Zeller menyampaikan hal tersebut dalam suatu forum diskusi bersama wartawan dan pengusaha di Jakarta, Selasa.
"Krisis finansial ini bukanlah alasan untuk mengurangi hubungan Indonesia Prancis," kata Dubes Zeller. Ia menyebutkan peranan Indonesia yang semakin penting sebagai anggota G-20.
Sehubungan dengan persiapan kegiatan tersebut, lanjutnya, Asosiasi Kamar Dagang Indonesia dan Prancis selaku pemrakarsa sedang melakukan pengaturan lebih terperinci agar pameran dapat dilaksanakan di Paris, Lyon dan Marseille pada 2010.
Meskipun belum ditetapkan dalam jadwal yang pasti usaha awal persiapan sudah dilakukan seperti kunjungan ke Kadin Balikpapan serta kerjasama dengan kabupaten Bantul untuk produk kerajinan seperti mebel dan kerajinan bambu.
"Cara terbaik untuk mempersiapkannya adalah bekerjasama dengan asosiasi kamar dagang lokal di tiap provinsi," kata Zeller.
Target yang ditetapkan adalah lebih dari 200 produk kerajinan dan industri di antaranya bagian pesawat, kereta api dan bisnis kelautan.
Dubes Zeller menambahkan, Prancis melalui ADB (Badan Prancis untuk Pembangunan) telah menyiapkan sekitar 300 juta dolar AS tahun ini untuk mendukung kebijakan terkait isu perubahan iklim dan reboisasi di Kalimantan, tanaman bakau di pesisir Sumatra dan konservasi alam di Papua.
Forum diskusi itu terselenggara berkat kerjasama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Konfederasi Jurnalis ASEAN (CAJ) dan Departemen Komunikasi dan Informatika.
(*)
COPYRIGHT © 2009
Jumat, 09 Januari 2009
PBB di pe-Cundangi Israel
PBB yang merupakan Organisasi terbesar didunia tidak mampu bertindak apa-apa, setelah Israel menembaki truk-truk bantuan kemanusiaan, beberapa orang meninggal. diantaranya warga palestina ang menjadi kontraktor kemanusiaan PBB. serangan itu terjadi pada waktu gencatan senjata selama 180 menit.
setelah kejadian itu, terbersit dalam hati saya dimanakah PBB? bukankah ia merupakan organisasi yang ada untuk menjaga perdamaian? namun nyatanya ia tidak mampu berbuat apa-apa setelah 13 hari penyerangan Israel ke Gaza. bukankah ia merupakan organisasi kemanusiaan, namun buktinya tidak mampu menjaga nilai-nilai HAM di dunia! Israel dengan seenaknya mem-bombardir Gaza, namun sekjen PBB hanya bisa mengutuk keras! sebenarnya PBB tidak punya taring!
bagaimana PBB bisa menjaga perdamaian didunia, orang satu negara saja tidak bisa dikendalikan. mana buktinya penegakkan HAM yang selalu kalian koar-koarkan? sedangkan saat ini Israel tengah asyik membuat hujan bom di atas pemukiman sipil!
PBB yang merupakan Organisasi terbesar didunia tidak mampu bertindak apa-apa, setelah Israel menembaki truk-truk bantuan kemanusiaan, beberapa orang meninggal. diantaranya warga palestina ang menjadi kontraktor kemanusiaan PBB. serangan itu terjadi pada waktu gencatan senjata selama 180 menit.
setelah kejadian itu, terbersit dalam hati saya dimanakah PBB? bukankah ia merupakan organisasi yang ada untuk menjaga perdamaian? namun nyatanya ia tidak mampu berbuat apa-apa setelah 13 hari penyerangan Israel ke Gaza. bukankah ia merupakan organisasi kemanusiaan, namun buktinya tidak mampu menjaga nilai-nilai HAM di dunia! Israel dengan seenaknya mem-bombardir Gaza, namun sekjen PBB hanya bisa mengutuk keras! sebenarnya PBB tidak punya taring!
bagaimana PBB bisa menjaga perdamaian didunia, orang satu negara saja tidak bisa dikendalikan. mana buktinya penegakkan HAM yang selalu kalian koar-koarkan? sedangkan saat ini Israel tengah asyik membuat hujan bom di atas pemukiman sipil!
Jumat, 02 Januari 2009
Roket Gaza Makin Dalam Hantam Israel
Satu bangunan kosong taman kanak-kanak di kota tersebut serta daerah terbuka di sebelah selatannya dihantam, ketika roket itu mendarat setelah matahari terbenam, demikian laporan media Israel seperti dikutip DPA.
Beersheba, yang seringkali dirujuk sebagai "ibukota" gurun Negev di Israel selatan, terletak hampir 40 kilometer dari Jalur Gaza dan kota paling jauh yang dihantam roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza sejauh ini.
Beersheba, yang memiliki lebih dari 186.000 warga, adalah kota terbesar ketujuh di Israel.
Suara sirene bergema untuk pertama kali di kota tersebut, sehingga penduduknya bergegas memasuki ruangan yang aman dan tempat perlindungan.
Pemerintah Israel melakukan pembahasan mengenai apakah akan menutup semua sekolah di kota itu pada Rabu. Israel tampaknya akan membalas serangan roket yang meningkat tersebut
PKS Targetkan Kumpulkan Rp2 Miliar Untuk Palestina
Keterangan pers koordinator aksi Tubagus Arif yang diterima ANTARA News di Jakarta, Jumat, menyatakan aksi yang diklaim akan diikuti oleh 200.000 kader partai itu dari Jakarta dan sekitarnya selain diwarnai dengan penyampaian aspirasi berupa kecaman atas serangan Israel di jalur Gaza juga akan dilakukan pengumpulan sumbangan bagi warga Palestina melalui program "One Man, One Dollar Save Palestina".
Dana hasil penggalangan rencananya akan diserahkan kepada rakyat Palestina melalui Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) dengan target capaian Rp2 miliar.
"Mungkin termasuk kecil, tapi rasa solidaritas dan doa rakyat Indonesia kami yakin akan mampu menguatkan rakyat Palestina menghadapi kekejian Israel," kata Tubagus.
Hingga pukul 15.45 WIB, Jalan MH Thamrin dari arah Blok M menuju Monas dipenuhi oleh ribuan kendaraan roda empat dan roda dua dari peserta aksi damai.
Rabu, 17 Desember 2008
Pantai Ber-AC di Duabi
berikut beritanya...
(ANTARA News) - Suatu pantai ber-AC akan dibuat di Dubai sehingga para tamu hotel dapat dengan nyaman berjalan-jalan di atas pasir meskipun hari sedang panas terik.
Situs berita The Australian menyebutkan pantai itu akan berada di sebelah Palazzo Versace Hotel di Dubai. Suhu musim panas di kota itu rata-rata 40 derajat Celcius bahkan bisa mencapai 50 derajat Celcius.
Di bawah pasir pantai ber-AC itu, akan ada jaringan pipa pendingin yang akan menyerap panas permukaan.Kolam renang akan didinginkan dan ada juga usulan untuk memasang kipas raksasa untuk menghasilkan angin sejuk hawa pantai.
Rencana itu mendapat kecaman dari para aktivis lingkungan hidup. Namun, Soheil Abedian, pendiri dan presiden Palazzo Versace, mengatakan bukan mustahil untuk merancang suatu pantai ber-AC yang sifatnya berkelanjutan.
"Udara akan disedot dari pasir sehingga orang bisa berbaring dengan nyaman," katanya. "Ini kemewahan yang diinginkan orang-orang top."
Perusahaan Abedian mulai berasosiasi dengan Versace satu dasawarsa lalu dengan ide pertama membuat jaringan resor mewah.
Palazzo Versace pertama beroperasi di Australia Gold Coast dan Dubai akan menjadi lokasi kedua setelah hotel itu diresmikan awal tahun 2010.
Hotel 10-lantai itu akan memiliki 213 kamar, beberapa di antaranya memiliki kolam renang pribadi, ditambah 169 apartemen. Lebih dari 15 hotel sejenis sudah masuk dalam rencana.
Dubai merupakan kota pertama yang punya hotel berbintang tujuh, Burj Al Arab. Pesaing Versace yaitu Armani, sedang membuat hotel sejenis.
Pantai ber-AC itu bertujuan membuat Versace terdepan dalam dalam menampilkan gaya hidup mewah. Sistem tersebut akan dikendalikan termostat yang terhubung ke komputer.
Rencana Versace itu telah mengejutkan aktivis lingkungan hidup. Rachel Nobel dari LSM "Tourism Concern", yang mengkampanyekan wisata berkelanjutan, mengemukakan karbon yang dihasilkan proyek seperti itu akan berdampak pada perubahan iklim dan orang miskin-lah yang akan merasakan dampak buruknya.
"Dubai seperti dunia dalam gelembung di mana hal-hal yang merisaukan seluruh dunia, seperti perubahan iklim, cukup diabaikan agar orang dapat meneruskan gaya hidupnya yang merusak ," kata Nobel. (*)
Jumat, 05 Desember 2008
Umat Islam Shalat di Gereja Amerika
Gereja Amerika Ijinkan Umat Islam Shalat Isya dan Subuh
Wisconsin: Sebuah gereja di Negara Bagian Wisconsin, Amerika Serikat timur laut, telah memperkenankan umat Islam melaksanakan shalat dua kali sehari.
"Kami merasa berterima kasih kepada gereja itu," kata Ajaz Qhavi, seorang tokoh Islam setempat.
Gereja Presbiterian di Kota Franklin, Wisconsin selatan, itu telah mengijinkan kaum Muslimin setempat melaksanakan shalat sebanyak lima hari dalam sepekan, tulis Journal Sentinel, seperti dilaporkan IINA.
Sejak pekan lalu, kaum Muslimin berkumpul di ruangan Sekolah Minggu gereja itu untuk melaksanakan shalat Subuh dan Isya.
Pusat Islam Milwaukee membayar biaya sewa untuk menutup pengeluaran gereja. Langkah tersebut diambil sehubungan tak adanya mesjid terdekat di kawasan itu.
Para jemaah biasanya shalat di mana saja, seperti di rumah, di luar rumah, bandara, kata Isa Sadlon, Direktur Eksekutif Pusat Islam Milwaukee.
Namun demikian, banyak umat Islam lebih suka shalat berjamaah dan lima perjalanan per hari ke mesjid sangat membebani pengeluaran mereka, kata mereka.
Tempat shalat tersebut, kata Sadlon, memungkinkan mereka untuk memenuhi kewajiban mereka dan jaraknya dekat dengan rumah atau tempat kerja mereka.
Di Kota Franklin, kini terdapat sekitar 150 keluarga Muslim.
Rabu, 08 Oktober 2008
Anggaran Amerika Defisit 438 Dolar
Defisit Anggaran AS Jadi 438 Miliar Dolar
Washington, (ANTARA News) - Defisit anggaran pemerintah AS menggelembung pada tahun fiskal 2008 menjadi 438 miliar dolar AS atau 3,1 persen dari produk domestik bruto (PDB), ketika penurunan ekonomi mulai terasa, Kantor Anggaran Kongres (CBO) mengatakan, Selasa.
Perkiraan tersebut dibandingkan dengan kekurangan 162 miliar dolar AS yang mencerminkan 1,2 persen dari PDB pada tahun fiskal 2007, kata CBO, yang memonitor belanja federal atas nama Senat dan DPR, demikian diwartakan AFP.
"Itu sekitar 31 miliar dolar AS lebih tinggi dibanding defisit 407 miliar dolar AS yang diproyeksikan pada musim panas ini, terutama diakibatkan oleh penerimaan yang lebih rendah dari yang proyeksikan dan belanja yang lebih tinggi dari yang diperkirakan untuk pertahanan dan jaminan simpanan," katanya.
Dalam Kajian Anggaran Bulanan, CBO mengatakan pajak pendapatan perusahaan turun sekitar 65 miliar dolar AS selama tahun fiskal 2008, yang berakhir pada 30 September, sebagai refleksi dari "kelemahan dalam penerimaan perusahaan sepanjang tahun fiskal tersebut".
Sementara belanja pertahanan melonjak sebesar 11 persen, lompatan tertinggi sejak 2004, sementara Federal Deposit Insurance Corporation membayar 23 miliar dolar AS untuk menutup simpanan yang dijaminkan di lembaga keuangan yang ambruk.
Pada Juli, mitra CBO di Gedung Putih, Kantor Manajemen dan Anggaran, mengatakan defisit anggaran itu akan melonjak hingga rekor 482 miliar dolar AS, kebanyakan karena stimulus ekonomi darurat dan perekonomian yang melambat.
Ramalan itu mengindikasikan bahwa presiden AS ke depan, yang akan menjabat pada Januari menyusul pemilihan pada 4 November, akan mewarisi sejumlah keputusan belanja yang tegas mulai hari pertama di Gedung Putih.(
Perdagangan Saham DIhentikan
BEI Baru Pertama Kali Suspen Perdagangan, Akibat Anjloknya Indeks
Jakarta (ANTARA News) - Bursa Efek Indonesia (BEI) baru pertama kali melakukan penghentian sementara (suspen) terkait penurunan indeks yang tajam.
"Ini baru pertama kali dilakukan oleh otoritas bursa terkait anjloknya indeks. Dulu pernah, tetapi akibat soal teknis," kata pelaku pasar dari PT Recapital Securities, Poltak Hotradero, kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
Poltak mengkritik otoritas bursa yang tidak memberitahu atau mensosialisasi aturan suspen akibat anjloknya bursa ini.
"Bursa tidak memberitahu sebelumnya, sehingga membuat para pelaku pasar yang akan melakukan eksekusi tidak bisa, sehingga banyak yang merasa kecewa," katanya.
Dia juga menyadari bahwa kondisi global yang memaksa otoritas melakukan ini, namun perlu adanya pemberitahuan dulu.
"Seharusnya bursa memberitahu berapa poin penurunan, sehingga investor siap. Kemarin saja turun 10 persen juga tidak disuspen, tapi hari ini langsung disuspen. Tapi ini yang pertama kali mungkin bisa dimaklumi, tetapi jika hal ini terulang lagi akan menurunkan kredibilitas bursa," jelasnya.
Poltak juga mengakui bahwa aturan tentang suspen tersebut pernah dibahas, namun kurang sosialisasi. "Dulu pernah dibahas, namun kurang disosialisasikan sehingga banyak yang tidak tahu," ungkapnya.
Pelaku pasar ini berharap otoritas bursa bisa menentukan besarnya suspen yang diterapkan, sehingga ada "alert" (peringatan) kepada pelaku pasar.
Dengan adanya suspen ini, para pialang di BEI masih menunggu kepastian, apakah suspen ini berjalan sementara atau sepanjang perdagangan Rabu ini.
"Mereka masih menunggu dan duduk santai sambil menunggu kepastian apakah suspen sementara atau sepanjang hari," kata Adi, karyawan dari salah satu perusahaan di Gedung BEI.
Sementara itu, pengamat pasar modal Edwin Sinaga mengatakan, kebijakan manajemen BEI menghentikan perdagangan itu merupakan langkah yang tepat untuk menjaga kepentingan yang lebih besar terutama terhadap pasar modal maupun industri reksadana.
Hal ini juga untuk menjaga dana asing yang ditempatkan di pasar Indonesia tidak semakin besar keluarnya, katanya.
"Indeks yang turun tajam itu terutama diakibatkan krisis keuangan global, sehingga mendorong manajemen BEI segera menghentikan perdagangan saham demi menjaga indeks tak turun lebih jauh," kata Edwin. (*)
Kamis, 31 Juli 2008
Riau Tawarkan Sejumlah Proyek
Kepala Badan Promosi dan Investasi Riau, Tiolina Pangaribuan, di Jakarta, Kamis, mengatakan, untuk menarik investor pihaknya akan melakukan kegiatan Riau Expo yang akan berlangsung di Pekanbaru pada 9-17 Agustus.
Kegiatan itu ditargetkan akan diikuti sebanyak 100 investor, dan saat ini sejumlah investor dari Singapura, Thailand, Jepang, dan Timur Tengah sudah menyatakan hadir.
Tiolina mengatakan, Pemprov Riau melarang pemerintah kabupaten/ kota menerapkan peraturan daerah yang tidak baik bagi iklim investasi.
"Kami sudah melakukan penertiban dan konsolidasi untuk mendukung iklim investasi yang baik," katanya. Ia melanjutkan, jika perda itu hanya untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) dan bertentangan dengan peraturan Pemprov Riau, maka perda di kabupaten/kota dilarang diterapkan lagi.
Tiolina mengatakan, banyak menemukan perda yang diberlakukan oleh pemkab/kota di Riau yang ujung-ujungnya berupa pungutan liar.
Pemprov, kata Tiolina, akan terus memperbaiki iklim investasi, terutama pelayanan izin di kantor pelayanan terpadu. Saat ini, lanjutnya, terdapat enam kabupaten/kota yang memberikan pelayanan investasi terpadu.
Pemprov Riau, kata Tiolina, juga akan membenahi permasalahan yang dihadapi oleh investor seperti masalah keamanan, aksi buruh, oknum birokrat, dan oknum kepolisian.
Menurut dia, iklim investasi di Riau semakin membaik sejak empat-lima tahun terakhir, dan menempati peringkat empat besar investasi nasional.
Dia optimistis Riau Expo dapat meningkatkan investasi, serta promosi produk-produk usaha kecil dan menengah. Tiolina juga yakin Riau Expo akan lebih berhasil dibanding Riau Investment Summit 2007 yang menghasilkan 15 nota kesepahaman (MoU).
lebih lengkap--->>>>>
Selasa, 22 Januari 2008
Soeharto
Seluruh artikel ini diambli dari :
http://intelindonesia.blogspot.com/2008/01/soeharto.html
Pertama, saya yakin bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang penuh rasa kasih yang bisa diartikan bahwa sangat mudah kita mengasihani kondisi siapapun yang patut dikasihani. Dalam kaitan ini, jiwa kemanusiaan bangsa Indonesia tidak perlu diragukan lagi, sehingga tidaklah mengherankan apabila respon-respon spontan yang mencerminkan kejujuran ekspresi mengasihani kondisi yang sedang dialami Pak Harto benar-benar ada di berbagai penjuru Indonesia. Kejujuran yang merupakan simpati dan empati yang tidak memerlukan liputan radio, koran, ataupun TV. Tetapi lebih diekspresikan tanpa ada maksud menjilati keadaan, memamerkan kekuatan, ataupun mempertontonkan rasa bersalah karena pernah menghianati Pak Harto. Dengan kata lain, langsung mendo'akan yang terbaik bagi Pak Harto dan do'a itu tidak perlu dipertontonkan dengan mengundang media massa.
Kedua, karena kepolosan dan kejujuran masyarakat akar rumput maka dengan mudah pula segelintir elit lama maupun baru memanipulasi kegiatan yang baik yaitu do'a bersama menjadi media atau ajang show kepedulian yang tiba-tiba bagaikan jamur dan hebatnya adalah diliput secara terus-menerus oleh media massa.
Ketiga, betapa dahsyat peranan media massa dalam mendramatisir sebuah keadaan wajar manusia sakit dalam nuansa-nuansa pembentukkan opini untuk pembenaran salah satu cara pandang. Seolah-olah hal itu menjadi legitimasi moral bagi seluruh bangsa Indonesia untuk digiring pada cara pandang tertentu, khususnya dalam upaya menghapuskan segala persoalan yang melibatkan Pak Harto.
Keempat, betapa mantapnya langkah anasir kekuatan Orde Baru untuk memaksakan cara pandang tertentu bahkan dengan melakukan tekanan-tekanan kepada Presiden SBY, sampai-sampai SBY sempat salah langkah pada saat respon pertama, dan hal itu dengan sangat lihai dipelintir dan ditekankan sebagai langkah blunder yang disusul oleh semacam ekspresi maaf. Sungguh malang nasib Jaksa Agung Hendarman Supanji yang terpaksa harus menanggung kondisi malu dan serba tidak enak dengan menelan segala tuduhan jahat dalam respon pertama SBY.
Kelima, menguatnya cara pandang militeristik terlalu kentara dan hal ini merupakan indikasi telah bangkitnya percaya diri yang berlebihan dari sejumlah kubu militer dengan mengagung-agungkan rencana "pemakaman" Jenderal Besar Bintang Lima. Siapapun yang merancangnya, dia tahu persis kondisi psikologis bangsa Indonesia.
Dari lima dasar pemikiran tersebut di atas saya ingin menyampaikan kepada seluruh publik Indonesia untuk membuka mata lebar-lebar dan menempatkan persoalan sesuai dengan kadar dan posisinya, sebagai berikut:
Pertama, ekspresi kemanusiaan terhadap kondisi pimpinan yang sedang sakit adalah suatu kewajiban yang wajar sebagai sesama manusia yang memiliki perasaan. Mengenang jasa-jasa seorang pemimpin juga hal yang lumrah manakala hal itu tidak ditujukan untuk menutup-nutupi kekeliruan sekecil apapun. Bahkan dalam kondisi tertentu tranparansi sebelum kita melanjutkan perjalanan ke alam kubur adalah sangat penting guna melepaskan segala ikatan duniawi yang akan menggelantungi perjalanan kita karena masih adanya kaitan kesalahan, utang ataupun urusan duniawi lainnya.
Kedua, tugas sebagai seorang prajurit atau jenderal, tugas sebagai pegawai kelurahan atau presiden bukanlah pekerjaan kepahlawanan. Pahlawan adalah mereka yang mengabdikan diri untuk bangsa dan negara tanpa mendapatkan imbalan, bahkan rela mengorbankan harta dan jiwa. Seorang Presiden Republik Indonesia mendapatkan begitu banyak imbalan yang diperoleh dari eksploitasi kekayaan alam, pajak rakyat, atau bahkan konsesi dari mekanisme perizinan di masa lalu. Adalah keliru bila kita mempercayai propaganda pahlawan pembangunan, ataupun propaganda tentang jasa seorang abdi bangsa dan negara sampai-sampai tidak bisa diukur. Membangun bangsa dan negara Indonesia adalah amanat, tugas dan kewajiban seorang pemimpin. Sebagai imbalan dari pelaksanaan amanat rakyat tersebut, seorang pemimpin digaji dan diberikan fasilitas-fasilitas yang sesuai dengan level pimpinan negara. Apabila seorang pemimpin tidak melaksanakan amanat rakyat apalagi menghianatinya, maka hukuman juga akan diterapkan dengan tidak lagi menghendaki kepemimpinannya. Dalam kaitan ini, peristiwa Mei 1998 adalah bukti hukum dan sejarah bahwa rakyat tidak lagi menghendaki kepemimpinan Pak Harto. Bahkan telah lahir TAP MPR yang menjadi dasar hukum upaya penuntasan segala kasus yang melibatkan Pak Harto dan kroni-kroninya.
Ketiga, menghargai jasa pimpinan negara adalah wajar dan harus ditunjukkan secara nyata melalui kebijakan formal, melalui penghormatan, ataupun melalui ekspresi informal yang sunguh-sungguh merefleksikan ketulusan. Apapun yang diambil pemerintahan SBY sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap mantan Presiden Suharto harus dilakukan berdasarkan pertimbangan yang matang dan bukan karena tekanan Golkar yang sudah memulihkan kekuatannya paska gerakan reformasi. Pertimbangan yang matang tersebut juga tidak dalam ketergesa-gesaan hanya karena untuk memenuhi desakan pengacara keluarga Suharto yang memang sangat pandai dan licin. Saya sangat yakin bahwa Pak Harto lebih menghendaki transparansi jalan hidupnya ketimbang formalitas penghapusan delik kasusnya. Karena dengan demikian secara hukum akan jelas, bersalah atau tidak. Bila dinyatakan bersalah, maka bolehkan ada wacana pengampunan. Tetapi bila terbukti tidak bersalah, maka harus ada proses pembersihan nama baik secara totala dan tidak perlu ada pengampunan.
Keempat, tentu saja kejujuran itu merupakan hal yang sangat mahal di zaman kini. Karena rasanya sangat sulit untuk menempuh jalan panjang pembuktian hukum kasus Pak Harto. Ketiadaan unsur pengakuan dan kesulitan pembuktian dengan bukti keras dan saksi-saksi telah memberikan prediksi jalannya proses pengadilan kasus Pak Harto terlalu berkepanjangan. Andaikata saja ada kejujuran dari keluarga Pak Harto yang bisa segera menyelesaikan persoalan, maka persoalan akan segera selesai dan pemerintah maupun bangsa Indonesia akan sangat menghargainya dan sudah pasti akan diampuni dan bahkan do'a dengan ketulusan akan bergema di seluruh pelosok negeri dengan penghormatan yang dalam. Tetapi yang terjadi adalah penghukuman ganda dari berbgai penjuru yang akhirnya membuat Pak Harto dalam himpitan ketidakberdayaan.
Kelima, berhati-hatilah dengan gerakan anasir Orde baru yang telah mencengkeram kembali sendi-sendi kehidupan bernegara di Indonesia. Sementara unsur kebangsaan lagi-lagi terabaikan, anasir Orde baru secara serius telah mengembangkan operasi politik sebagaimana biasa dilakukan di masa lalu. Seluruh elemen intelijen paham apa yang saya katakan, karena kita biasa mengerjakannya dahulu.
Mohon disebarluaskan kepada seluruh elemen gerakan reformasi, semoga dapat menjadi penguat untuk berpegang teguh pada cita-cita membangun good governance di bumi Indonesia Raya. Dengan catatan penting bahwa kita tetap menghormati mantan Presiden Suharto dan menghargai jasa-jasanya, namun janganlah moment yang sedang dilalui Pak Harto dimanfaatkan oleh kroni-kroninya untuk penghilangan seluruh persoalan lama dan seolah-olah tidak pernah terjadi.
Akhir kata saya mohon saya dikoreksi bila ada yang keliru dan atas ketidaketisan tulisan ini, saya juga mohon ma'af yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Jenderal Soeharto dan orang-orang terdekatnya.
Semoga niat baik yang saya teguhkan dalam hati saya untuk masa depan Indonesia Raya bisa mengurangi dosa-dosa saya karena menuliskan artikel ini.
Jumat, 31 Agustus 2007
Benci Tapi Cinta III
Pertahanan
Nikmati Kecanggihan Teknologi
I S R A E L
Bagian 3 dari 3 artikel (habis)
Intelijen Israel
Untuk membangun kerjaama dengan negara lain, Israel sangat mengandalkan aparat intelijennya. Lakon untuk mengatur semua kepentingan Israel di negara lain tersebut tak lain adalah badan intelijen Mossad yang didirikan pada 1949.
Di dalam buku ”Inside Indonesia’s Intelligence Service” tulisan Ken Conboy, menyebutkan, keterlibatan Mossad dengan intelijen Inodnesia telah terjadi sejak berdirinya Sarsus Intel pada 1968. ke depas Satsus ini berubah menjadi Bakin yang pada akhirnya berganti nama menjadi BIN.
Institusi intelijen ini, resmi didirikan dengan nama Satuan Tugas Pelaksana Intelijen (Satsus Pintel) pada 16 November 1968. Yang Kemudian namanya berubah menjadi Satuan Khusus Intelijen (Satsus Intel).
Satsusu Intel ini mendapatkan bantuan fasilias dan latihan dari AS. Di masa awal pelatihan, CIA sempat mengitimkan veterannya Richar Fortin yang bertugas sebagai instruktur untuk mengajarkan teknik pengintaian dasar pada 1969.
Bukanya hanya AS yang memberikan dukungan dan bantuan bagi Satsus Intel. MI6 dari Inggris pn ikut pula berpartisipasi dengan mengirimkan seseorang agennya melatih penanganan agen pada akhir 1969.
Pengiriman instruktur kemudian dilanjurkan kembalim dengan dalangnya Anrtony Tingle, seorang brigadir asal Mossad yang bekerja untuk Indonesia, pada November 1970, Ia memberikan pelatihan untuk pengumpulan informasi.
Keahlian Tingle ditularkan pada intelijen Indonesia pada sebuah pelatihan yang digelar di Cipayung.karena Tingle pula, peserta pelatihan mengenal operasi “false flag”, yakni operasi merekrut agen atau operator dengan tipu muslihat.
Tentang keahlian Mossad menerapkan operasi false flag tak perlu diragukan lagi. Menurut Conboy kemampuan tersebut merupakan spesialisasi mereka, karena terlatih merekrut orang Arab.
Perlu diketahui, bukan hanya Satsus Intel saja yang ditulari keahliah Tingle, paa perwira TNI saat itu pun mendapatkan pelatihan yang sama.
Mereka mendapatkan pelatihan itu Karena para perwora tersebut akan bertugas menjadi atase militer di kedutaan besar.
Instruktur agi Satsus Intel terus menerus datang bergantian. Mereka mempunyai kemampuan dan keahlian berbeda-beda.
Mossad lagi-lagi mengirim instruktur-instrukturnya ke Cipayung pada Februari 1973. kali ini si instruktur diinstruksikan untuk memberikan pelatihan kontraspionase dan pemanfaatan agen dalam kontraintelijen.
Hingga saat ini, cengkeraman Israel cukup kuat di Indonesia, tidak hanya masuk melalui jalur-jalur militer dan politik saja tapi juga jalur lainya seperti ekonomi dan perdagangan, hal itu pernah disampaikan pengamat intelijen Suripto kepada INTELIJEN.
Menurutnya hiubungan di bawah tangan antara Inonesia dengan Israel mungkin terjadi melalui pihak ketiga seperti Singapura.
Pada masa Soeharto, Mossad memang punya kontak khusus dengan Bakin. Waktu itu orang yang sangat dipercaya oleh Mossad adalah Benny Moerdani. <<<---Back
*)Tabloid INTELIJEN, terbit dwimingguan
**)artikel ini diambil seluruhnya dari tabloid INTELIJEN edisi No. 05/Th IV/2007/26 April-9Mei
Benci Tapi Cinta II
Sistem Pertahanan Indonesia
Nikmati Kecanggihan Teknologi
I S R A E L
Bagian 2 dari 3 artikel
Dukungan Militer
Bukan hanya di insitusi intelijan, “kerjasama” dengan Israel dilakukan pula oleh militer Indonesia. Hal serupa tak hanya dilakukan Israel kepada militer Indonesia, tapi juga beberapa negara lainya, termasuk militer Srilangka.
Israel belum membuka hubungan diplomatic dengan Srilangka ketika memulai kerjasama militernya. Tapi setelah kerjasama tersebut berjalan cukup lama, pada akhirnya negara nenek moyang tiga agama tersebut berhasil membuka kedutaanya di negara tetangga India terebut.
Di Indonesia kerjasama militer dengan Israel dilakukan dibawah tangan, model sama seperti yang pernah dilakukan Srilangka.
Tak bisa dipungkiri, bahwa kerjasama ini pada akhirnya memberikan sumbangan signifikan pada kemampuan Indonesia di bidang militer.
Meski kerjasama tersebut dilakukan secara tersembunyi, pada akhirnya sedikit demi sedikit tabir kerjasama tesebut sampai pula di telinga publik. Tak pelak lagi hubungan dibawah permukaan tersebut pada akhirnya mengundang reaksi keras masyarakat.
Penolakan terhadap peralatan militer canggih dari neegara Israel, terakhir terjadi pada Oktober 2006. Saat itu, Indonesia melalui Departemen Pertahanan (Dephan) berencana mejajaki pembelian pesawat tanpa awak (UAV) produksi negara itu.
Informasi dari Dephan menyebutkan, pesawat tersebut rencananya akan digunakan untuk operasional Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI. Sifatnya mendesak sesuai rencana Mabes TNI untuk keperluan pengawasan perairan Indonesia, khususnya perairan selat Malaka.
Sekitar setahun sebelum rencana pengadaan pesawat UAV tersebut, juga telah berencana memperbaharui persenjataanya dan salah satu pilihanya adalah menggunakan senjata AR Galil buatan Israel.
Alasan pemilihan senjata tersebut karena mempunyai akurasi bidikan yang lebih tinggi dibandingkan senapan lainya.Senjata jenis ini juga disebut-sebut sangat bisa diandalkan untuk mendukung operasi anti terror.
Tak hanya itu, karena kerjasama itu pula militer Indonesia pernah mengadakan 28 pesawat tempur A-4 skyhawk dari Israel pada tahun 1980-an. Pembelian pesawat itu dilakukan secara rahasia lewat operasi intelijen bersandi “Alpha”.
Tak cukup hanya dengan peralatan dan perlengkapan militer Israel bekerjasama pula dibidang pelatihan militer dan intelijen.
Jenderal Soemitro di dalam biografinya pasukan elit TNI pernah mendapat pelatihan intelijen dari Intelijen Israel Mossad, serta melengkapi dirinya dengan senjata Uzi buatan Israel.
Di masa Soeharto agen Mossad dimungkinkan beroperasi dengan paspor inggris. Soemitro pernah menugaskan tiga jenderal yakni Sutopo Yuwono, Kharis Sahud dan Nicklani untuk berunding dengan agen Mossad.
Dibidang pelatihan ini, dua perusahaan Israel, Alhit dan BVR, misalnya, pernah bersaing untuk mendapatkan kontrak pengembangan instalasi pelatihan modern TNI di Sumatra.
Sumber lain menyebutkan peranan penting Mossad trerhadap kemampuan inteliten elit di TNI. Selama 19980 kemampuan intelijenya pasukan elit ini mendapat dukungan dari komunitas intelijen internasional seperti Mossad dan M16.
Kendati Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatic dengan Israel, kontak latihan itu dilakukan oleh pihak ketiga. Pelatih yang didatangkan dari negara lain itu menggunakan nama panggilan “Arizona”.
Setelah lulus pelatihan dasat intelijen ini, anggota kopasus mendapat pelatihan berikutnya dari dinas rahasia Inggris MI6.
Maka tak mengherankanjika pada akhirnya, korang Inggris pernah menyebutkan bahwa kopasus Indoesia adalah pasukan khusus terbaik ke 3 di dunia setelah pasukan GSG 9 dari Jerman dan pasukan khusus Israel.
*)Tabloid INTELIJEN, terbit dwimingguan
**)artikel ini diambil seluruhnya dari tabloid INTELIJEN edisi No. 05/Th IV/2007/26 April-9Mei
Rabu, 22 Agustus 2007
Benci Tapi Cinta
Sistem Pertahanan
Nikmati Kecanggihan Teknologi
I S R A E L
Bagian 1 dari 3 artikel
Masyarakat
Namun di balik ketidaksukaan tersebut, siapa sangka jika selama ini
Sepintas hal itu terdengar berlebihan, tapi ini adalah kenyataan yang sesungguhnya terjadi.
Berdasrkan hasil penelusuran INTELIJEN* di bebeapa institusi pertahanan memang mengindikasikan hal itu.
Institusi intelijan di
Ketika keterangan digali lebih dalam terkait alasan penggunaan peralatan tersebut, jawaban dari orang berwenang pun kini sampai di telinga INTELIJEN.
Hal ini penting untuk diketahui, karena mayoritas masyarakat
Menurut sumber itu, dengan adanya peralatan yang canggih, maka peralatan yang mereka miliki sama dengan yang digunakan AS.
Sebagai negara maju, AS mempunyai beragam peralatan canggih bagi keperluan operasi
Masih menurut orang tadi, seharusnya
Akan tetapi hal itu tidak dilakukan, padahal peralatan cangih tersebut sangat membantu tugas-tugas operasional apatarat pertahanan negara.
Artinya, dari sisi bidang pertahanan negara,
Akan tetapi banyak pihak pula yang berpendapat, bahwa “kemurahan hati”
*)Tabloid INTELIJEN, terbit dwimingguan
**)artikel ini diambil seluruhnya dari tabloid INTELIJEN edisi No. 05/Th IV/2007/26 April-9Mei
